Jumat, 24 April 2015

Subject, Verb - Agreement, Pronoun and Verb as Complement

1.     Subject, Verb-Agreement

persesuaian antara verb (kata kerja) dengan subject kalimat dalam halnumber, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak). Subjek dapat berupa noun (kata benda), pronoun (kata ganti), atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund daninfinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakanplural verb (kata kerja jamak).

Contoh Kalimat:
·        The sun rises. (Matahari terbit)
·        The stars shine. (Bintang bersinar)

2.     Pronoun
Pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda) yang dapat berupa orang, benda, hewan, tempat, atau konsep abstrak. Kata ganti benda ini merupakan satu dari delapan part of speech.

subject
Object
Reflexive pronoun
Possesive pronoun
Possesive Adjective
I
Me
My self
Mine
My
You
You
Your self
Yours
Your
We
Us
Our selves
Ours
Our
They
Them
Them self
Theirs
Their
He
Him
Him self
His
His
She
Her
Her self
Hers
Her
It
Its
It self
Its
Its
Contoh pronoun :
A.   Subject Pronoun
Kata ganti subjek menggantikan kata benda yang merupakan subjek dari sebuah kalimat. Pada orang ke 3, kata ganti subjek sering digunakan untuk menghindari pengulangan nama subjek.
Contoh : I read a book

B.   Object Pronoun
Kata ganti objek digunakan untuk menggantikan kata benda yang menjadi objek dalam kalimat langsung maupun tidak langsung.
Contoh : Tiffany recieved a message from her last night

C.   Possesive Adjective
Possessive adjectives tidak dapat ganti, tetapi determiners dapat diganti. Hal ini lebih baik dipahami pada saat yang sama dengan pronouns karena mereka mirip dalam bentuk kalimatnya dengan possessive pronouns. Possessive adjektif berfungsi sebagai adjektif, sehingga mereka muncul sebelum kata benda yang mereka ubah. Mereka tidak menggantikan kata benda sebagai kata ganti do.

Contoh : Where did you hide my shoes?

D.   Possesive pronoun
Possessive pronoun menggantikan possessive nouns  baik sebagai subjek atau objek kalimat. Karena kata benda yang digantikan tidak muncul dalam kalimat, maka konteks dari kata benda yang tidak kelihatan itu harus jelas.
Contoh : This book is mine

E.    Reflexive pronoun
Berfungsi untuk memberikan penekanan yang jika diterjemahkan menjadi “diri”, sehingga terkadang diterjemahkan dengan dirinya/mu/kita atau sendiri atau bisa juga digabung menjadi seperti “dirinya sendiri”.
Contoh : he cooks for himself

3.     Verb as Complement ( Kata Kerja sebagai Pelengkap )
Verb complement adalah objek langsung atau objek tidak langsung dari suatu tindakan kata kerja. Objek-objek tersebut dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun.
Contoh :
·         Jessica resist to begin sing next month
                 Beginning (Gerund)

To begin -> To infinitive



Kamis, 26 Maret 2015

Tense, Subject, Verb, Compliment, Modifier, dan Phrase

1)    5 Contoh Kalimat Tenses

Ø Present Tense: He plays soccer every evening
Ø Present Continuous Tense: I am eating a sandwich
Ø Past Tense: I danced with Adam last night
Ø Past Perfect Tense: Hanita and Eji had cleaned the hotel room before the guest came
Ø Future Continous Tense: Adam and I will be watching movie tonight

2)    Contoh kalimat yang mengandung subject, verb, compliment, dan modifier
·        Maria should have bought the groceries yesterday

3)    Kalimat yang mengandung Phrase

·        Ingrid went to the caffe for some coffees

Sabtu, 10 Januari 2015

Iklan Yang Tidak Mendidik

Pengertian iklan adalah  kegiatan memberitahukan atau menginformasikan suatu hal, barang, atau jasa melalui media massa baik online maupun ofline. Media yang digunakan, antara lain televisi, radio, koran, majalah, internet,hp,poster, pamflet, brosur, spanduk dan sebagainya”.

Iklan Shimizu

Iklan Yang Tidak Mendidik

Di Indonesia banyak iklan yang melanggar etika bisnis, contohnya seperti menampilkan iklan yang menjelekan competitor ataupun menanmpilkan iklan dengan menyisipkan konten yang tidak pantas. Dalam tugas kali ini saya akan membahas iklan “Pompa Air Shimizu” yang menurut saya menampilkan konten yang tidak pantas.
Pertama saya akan meceritakan bagaimana iklan tersebut. Saya mengatakan iklan tersebut tidak pantas karena dalam iklan pompa air tersebut mengandung konten yang vulgar dimana dalam iklan tersebut dibintangi oleh seorang perempuan yang memakai baju ketat dan terbuka. Dalam adegan iklan tersebut si wanita sedang mencari obat kuat namun malah ditawari pompa air, lalu shimizu dalam menjelaskan spesifikasi produknya ditampilkan dengan si artis wanita dengan menari sensual. Kemudian dengan wajah yang seduktif wanita tersebut tertawa kegirangan karena disirami air oleh pasangannya.

Analisis:
Pendapat saya dalam bahasan kali ini adalah bahwa memang bukan orang periklanan untuk menampilkan iklan yang mendidik, karena menurut saya tugas mendidik adalah dari orang tua dan guru. Maka dari itu saya menyebut iklan yang saya bahas diatas merupakan iklan yang tidak pantas bukan iklan yang tidak mendidik, walaupun tentu saja iklan yang tidak pantas pasti tidak memberikan manfaat apa-apa bagi yang melihatnya.  Karena kontennya yang dapat memberikan intepretasi yang salah dan menjurus ke hal-hal vulgar sebaiknya KPI lebih selektif untuk meloloskan iklan yang seperti ini, iklan macam ini sangat tidak pantas untuk dilihat oleh anak kecil ataupun remaja karena dikhawatirkan akan memancing para penontonnya memikirkan hal-hal kotor. Iklan tidak pantas ini bukan hanya iklan Shimizu, ada beberapa produk lain juga memiliki adegan dan tagline yang kurang pantas untuk merepresentasikan produknya, contoh yang saya bicarakan ini adalah iklan “Segar Sari Susu Soda” yang dibintangi oleh Julia Perez. Saran saya, sebaiknya KPI lebih selektif salam meloloskan hak siar iklan-iklan seperti itu, ataupun walaupun tetap diiklan kan sebaiknya ditanyangkan pada malam hari dimana, sebagian besar anak-anak telah tertidur.