Kamis, 17 April 2014

Keluarga Rame



Keluarga adalah institusi pendidikan pertama yang dimasuki oleh anak. Sebelum kita berpartisipasi dengan dunia luar, keluarga lah yang mempersiapkan kita atas apa yang kemungkinan akan terjadi. Keluarga kecil saya terdiri dari tiga orang sekarang, karena bapak saya sudah tidak ada semenjak saya SD, sungguh kebetulan yang sangat tidak menyenangkan saat Tsunami Aceh terjadi bapak saya sedang berada di ujung Pulau Sumatra tersebut. Sekarang hanya tinggal mamah, kakak saya Ega, dan saya Rara. Walaupun kami hanya bertiga kami tidak merasa kesepian karena kita melengkapi satu sama lain. Saya tinggal tidak jauh dari rumah Eyang saya, dirumah eyang saya tersebut tinggal tiga orang tante, dan tiga orang sepupu saya. Sebenarnya sepupu saya ada banyak, hanya saja sekarang kami tidak tidak tinggal berdekatan seperti dulu. Waktu acara keluarga adalah saat yang paling menyenangkan karena semua Oom dan tante saya berkumpul begitu juga dengan sepupu saya yang berjumlah belasan orang, rumah eyang saya akan sangat ramai dengan cerita-cerita seru, canda dan tingkah jahil beberapa orang yang membuat tertawa ataupun jengkel. Acara yang wajib pasti adalah sesi foto-foto, momen ini lebih riuh daripada saat mengnatre mengambil makanan. Semua orang berebut agar wajah mereka ikut tertangkap lensa kamera. Senyum lebar, muka meringis, pose jelek, dan napas tertahan saat gambar diambil, bahkan kadang protes karena yang memegang kamera terlalu lama menekan tombol shutter, kata-kata seperti “ Woy..buruan dong, kering gigi gue nyengir mulu “ yang diamini oleh sepupu-sepupu yang sudah mematung tapi tak kunjung di foto, dan malah dibalas dengan cengiran oleh sang fotografer gadungan. Moment keluarga seperti inilah yang selalu menjadi favorit saya, momen yang membuat rindu karena tidak setiap hari kita bertemu. Keluarga sangat berarti bagi saya, karena kemanapun saya pergi saya akan selalu rindu rumah, rindu keluarga saya. Being a family means you are a part of something very wonderful. It means you will love and be loved for the rest of your life, dan ya, kutipan tersebut merupakan ungkapan yang tepat tentang arti keluarga, untuk saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar